Sabtu, 28 Juli 2012
Selasa, 17 Juli 2012
anak wayang - iwan fals
mengembara memahami makna cinta
mengurai kata di lautan jiwa
di hadapanmu aku tak bisa berdusta
mencintaimu adalah mencintai hidup
anak wayang di ambang gamang
berlayar di samudera telanjang
membawa api menjelajahi cakrawala
dimana air mata bukan lagi duka
merindukanmu di saat hilang arah
memelukmu lalu meninggalkanmu
aku sudah basah aku pasrah
mencintaimu adalah mencintai hidup
aku bukan sedang berduka
aku sedang menghadapi cinta
aku sedang menghadapi prahara
dimana air mata bukan lagi duka...
mengurai kata di lautan jiwa
di hadapanmu aku tak bisa berdusta
mencintaimu adalah mencintai hidup
anak wayang di ambang gamang
berlayar di samudera telanjang
membawa api menjelajahi cakrawala
dimana air mata bukan lagi duka
merindukanmu di saat hilang arah
memelukmu lalu meninggalkanmu
aku sudah basah aku pasrah
mencintaimu adalah mencintai hidup
aku bukan sedang berduka
aku sedang menghadapi cinta
aku sedang menghadapi prahara
dimana air mata bukan lagi duka...
Selasa, 10 Juli 2012
mata hati - iwan fals
dalam kusendiri coba mengerti
perjalanan ini tak terasa di sini
aku di sampingmu begitu pasti
yang tak kumengerti masih saja terasa sepi
matahari yang berangkat pulang
tinggal jingga tersisa di jiwa
bintang-bintang menyimpan kenangan
kita diam tak bisa bicara
hanya mata hanya hati
hanya kamu hanya aku...
pulang keja - iwan fals
kucing hutan ibu dan anak berang-berang
tikus salju dan harimau kumbang berwarna coklat
mereka berkelahi untuk kehidupan
yang aku rasakan adalah keseimbangan
kucing hutan lari karena kalah berkelahi
ibu berang-berang pulang ke rumah
kucing hutan bertemu tikus salju
ibu berang-berang bercanda dengan anak-anaknya
karena lapar kucing hutan menerkam tikus salju
tikus salju malah mendapatkan teman
kucing hutan yang gagal gagal lagi
tikus salju biasa saja sudah nasibnya selamat
dari balik bukit di kaki cemara
aku melihat mulut harimau berlumuran darah
kucing hutan yang gagal ia terkapar
akhirnya mati
sudah takdir harimau mendatangi berang-berang
tetapi berang-berang sudah pulang
sementara tikus salju entah pergi kemana
harimau itu kesepian
aku terkesima
aku terkesima
aku terkesima
terkesima...
duhai langit duhai bumi duhai alam raya
kuserahkan agaku padamu
duhai ada duhai tiada duhai cinta
kupercaya...
aku terkesima....
tikus salju dan harimau kumbang berwarna coklat
mereka berkelahi untuk kehidupan
yang aku rasakan adalah keseimbangan
kucing hutan lari karena kalah berkelahi
ibu berang-berang pulang ke rumah
kucing hutan bertemu tikus salju
ibu berang-berang bercanda dengan anak-anaknya
karena lapar kucing hutan menerkam tikus salju
tikus salju malah mendapatkan teman
kucing hutan yang gagal gagal lagi
tikus salju biasa saja sudah nasibnya selamat
dari balik bukit di kaki cemara
aku melihat mulut harimau berlumuran darah
kucing hutan yang gagal ia terkapar
akhirnya mati
sudah takdir harimau mendatangi berang-berang
tetapi berang-berang sudah pulang
sementara tikus salju entah pergi kemana
harimau itu kesepian
aku terkesima
aku terkesima
aku terkesima
terkesima...
duhai langit duhai bumi duhai alam raya
kuserahkan agaku padamu
duhai ada duhai tiada duhai cinta
kupercaya...
aku terkesima....
Langganan:
Postingan (Atom)