sinar matamu tajam namun ragu
kokoh sayapmu semua tahu
tegak tubuhmu takkan tergoyahkan
kuat jarimu kala mencengkram
bermacam suku yang berbeda
bersatu dalam cengkrammu...
angin genit mengelus merah putihku
yang berkibar sedikit malu-malu
merah membara tertanam wibawa
putihmu suci penuh kharisma
pulau-pulau yang berpencar
bersatu dalam kibarmu...
terbanglah garudaku,
singkirkan kutu-kutu di sayapmu
te........
berkibarlah benderaku,
singkirkan benalu di tiangmu
hey! jangan ragu dan jangan malu
tunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya kita mampu...
----------------
mentari pagi sudah membumbung tinggi
bangunlah putra putri ibu pertiwi!
mari mandi dan gosok gigi..
setelah itu kita berjanji
tadi pagi, esok hari, atau lusa nanti
garuda bukan burung perkutut
sang saka bukan sandang pembalut
dan coba kau dengarkan
pancasila itu bukanlah rumus kode buntut
yang hanya berisi harapan
yang hanya berisi khayalan...