memikirkan yang tak memikirkan untuk apa?
begitu kata mereka terucap;
seolah, semua sia-sia
begitu kata mereka terucap;
seolah, semua sia-sia
membuatku paham mereka tak di pahamku
untuk mereka itu benar, aku pun setuju
bedanya; tersimpan pada kata-kata tanya,
akan berbeda!
akan berbeda!
memang tak nyata terlihat mata
namun, tak nyatakah ketika -aku- berjalan?
bagiku, itu kesabaran pada keyakinan
aku menjalani; tak ragu
-kebahagiaan- aku lebih merasa
sebab di sini takkan bertemu rindu-dendam
hanya -kerinduan- kelapangan jiwa untuk menerima…
Padang, 20 februari 2010